Popular Posts

Thursday, August 10, 2017

..JOGJAKARTA..
By: KLA PROJECT

Pulang ke kotamu..
ada setangkup haru dalam rindu
Masih seperti dulu..
tiap sudut menyapaku bersahabat
penuh selaksa mana

Terhanyut aku akan nostalgia
Saat kita sering luangkan waktu
Nikmati bersama..
Suasana JOGJA..

Di persimpangan, langkahku terhenti..
Ramai kaki lima
Menjajakan sajian khas berselera
Orang duduk bersila
Musisi jalanan mulai beraksi..
Seiring laraku kehilanganmu
Merintih sendiri, di telan deru kotamu

Walau kini, kau tlah tiada tak kembali..
Namun kotamu hadirkan senyummu abadi
Ijinkanlah aku untuk slalu pulang lagi
Bila hati mulai sepi tanpa terobati


Family Trip (05-07 August 2017)
We'll always miss you, Jogja

Friday, January 8, 2016

Waktuku hanya sebentar..

:: Bersabarlah Wahai Ibu, Waktumu Hanya Sebentar ::

Bersabarlah wahai ibu, jika anakmu mengujimu…
dengan rumah yang tak pernah rapi
dengan ocehannya yang bertanya berulang-ulang hal yang ia suka
dengan manjanya
dengan aktifnya ia berjalan ke sana ke mari yang harus kau kejar dengan peluh
dengan gaya tutup mulutnya dari masakan yang kau buat....

Bersabarlah wahai ibu....
dengan 'perlengkapan' perang anak berupa sendok dan gunungan tanah di terasmu
dengan robekan majalah yang bertebaran serpihannya dan selipan di antara sofamu
Dengan rasa percaya dirinya yang amat besar tak mau kau suapi walau belepotan
dengan pilah-pilihnya dia pada baju kesayanganya walau sudah kumal
Dengan seabreg rutinitas mengobrak-abrik susunan buku di dalam rak bukumu...

Bersabarlah wahai ibu....
jangan kau buat luka yang tak pernah kering dengan bentakanmu
jangan kau pupuskan harapannya dengan merendahkan percobaanya, walau hasilnya berantakan, karena kurang sabarnya kau melihat ia berlatih menyuapi dirinya
Jangan kau hambat perkembangan otaknya dengan ribuan larangan yang sebenarnya tak berbahaya bagi dirinya, hanya karena lelahnya kau rapikan peralatan percobaannya...

Bersabarlah wahai ibu....
Jangan kau paksakan didikan generasimu diturunkan padanya, yang sejatinya masanya dan masamu jauh berbeda, begitu pula kebutuhannya dan kebutuhanmu kala itu berbeda
Jangan kau tanyakan kenapa dan kenapa terus menerus ketika ia melakukan kesalahan, karrna sejatinya ia tak mengerti kesalahan yang ia perbuat
Berlemah lembutlah dalam menegur kelalaiannya...
bukankah kelembutan menghasilkan kebaikan?

Bersabarlah wahai ibu....
belajarlah tak mengenal lelah dalam tahapan perkembangannya.
Berjiwa besarlah wahai ibu, dalam menghadapi semua kekurangannya
Pecutlah semangat perbaikan akhlakmu yang kan menyelaraskan baiknya akhlak anakmu...
Luruskanlah dan perbaharuilah setiap niatmu dalam mendidik anak, yang kelak semoga mencetak generasi berikutnya menjadi lebih baik....

karena....
Tak terasa waktu bergulir amat cepat....

Putri manismu yang dulu selalu meminta digendong ke sana ke mari...
sampai - sampai memasakpun ia merajuk untuk digendong, karena penasarannya pada apa yang ada dalam kuali....
Tak terasa tau-tau ia sudah tumbuh dewasa dan menjadi seorang gadis yang tak bisa lagi kau gendong...
tak mau lagi kau ciumi dengan manja...
Tak memintamu lagi, untuk jalan-jalan sore, menatap daun-daun kekuningan dengan sepeda mininya lagi...
Tak bisa lagi kau ciumi wangi keringat di pagi harinya....
Ya! kini ia sudah jauuuhhh di depanmu....
Tak terasa waktu bergulir amat cepat....
Putra kecilmu yang dulu selalu meminta mainan baru
yang setiap pagi, seusai mandi, mengeluarkan pritilan robot robotan yang tak terbilang banyaknya di lantai ruang mainnya yang sudah kau rapikan....
Yang kadang merengek sesenggukan meminta main hujan-hujanan....
Yang dengan wajah 'sandiwara' nya memerankan jagoan kesukaannya sambil tertawa...
Kini....
Ia tak bisa lagi kau gendong...
Ia tak mau lagi kau ajak bermain kucing-kucingan...
Ia tak mampu lagi kau jewer telinganya, karena tak mendengar titahmu...
Kini ia sudah dewasa, suaranya sudah berat dan dadanya tegap....

Ukirlah masa indah mereka dengan segunung kesabaranmu, karena masa-masa indah itu hanya sebentar, sebagaimana sebentarnya matahari terbenam di waktu senja....





Monday, October 12, 2015

11 October

11 Oktober 2014 - 11 Oktober 2015

..Happy Wedding Anniversary Dear..

Tidak terasa 365 hari sudah usia pernikahan kita.. (:
ibarat perjalanan hidup seorang anak manusia
menginjak 1 tahun, kita sedang lucu2nya..
belajar untuk berjalan..
belajar mengenal sesuatu..
belajar berbicara..
 
like our story dear, 
sambil bergandengan tangan 
kita belajar bersama..
belajar berjalan mengarungi kehidupan ini.. 
dalam suka duka kehidupan kita jalani bersama..

Kau selalu berkata..
ini baru permulaan untuk perjalanan kita yang sangat panjang..
Tapi bila kita selalu bersama, 
saling setia, saling percaya dan saling menjaga
Kita pasti bisa melalui segala sesuatunya bersama
 
Terimakasih telah menjadi teman terbaikku 
dalam mengarungi perjalanan yang panjang ini.. 
Terimakasih atas segala perhatian, kesabaran, 
cinta dan kasih sayang darimu.. 

Maafkan bila aku masih banyak kekurangan, dan jauh dari sempurna.. 
aku akan terus belajar untuk memperbaiki segala kekuranganku,
untuk menjadi yang terbaik mendampingimu selamanya..

YipYap sayang,
Semoga tahun depan Alloh memberikan kepercayaannya kepada kita..
dengan menambah anggota keluarga kita
Semoga kita diberikan kepercayaan dariNya
untuk menjaga amanah terbesar, amanah terindah dariNya.. 
Amin..

Kau selalu berkata, Tuhan tidak pernah terlambat
Tuhan selalu on time pada waktu yang tepat menurutNya
Amin.. 

Monday, September 14, 2015

Kereta Kehidupan



Hidup bagaikan sebuah perjalanan menaiki kereta
Dengan stasiun-stasiun pemberhentiannya..
Dengan perubahan2 route perjalanan..
& dengan peristiwa2 yang menyertainya..

Kita mulai menaiki kereta ini ketika kita lahir di dunia..
Orangtua kita yang memesankan tiket untuk kita..

Kita menduga bahwa mereka akan selalu bersama kita di dalam kereta
Namun, di suatu stasiun..
Orangtua kita akan turun dari kereta & meninggalkan kita sendirian dalam perjalanan ini..

Waktu berlalu, & penumpang lain akan menaiki kereta ini..
Banyak diantara mereka akan menjadi orang yang berarti dalam hidup kita..
Pasangan kita, teman2, anak2 & orang2 yang kita sayangi..

Banyak di antara mereka yang akan turun dari kereta selama perjalanan ini..
Dan meninggalkan ruang kosong dalam hidup kita..

Banyak di antara mereka yang pergi tanpa kita sadari..
Bahkan, kita tak tahu dimana mereka duduk & kapan mereka meninggalkan kita..

Perjalanan kereta ini penuh dengan suka, duka, impian & harapan..
Ucapan hallo, "selamat tinggal", cinta dan air mata..

Perjalanan yang indah akan diwarnai dengan saling menolong, 
saling mengasihi & hubungan baik dengan seluruh penumpang kereta..
Dan memastikan bahwa kita memberi yang terbaik agar perjalanan mereka nyaman..

Satu misteri dalam perjalanan yang mempesona ini adalah, 
Kita tak tahu di stasiun mana kita akan turun..

Maka kita harus hidup dengan cara yang terbaik, 
menyesuaikan diri, memaafkan & melupakan kesalahan orang lain, 
& memberikan yang terbaik yang kita miliki..

Sangatlah penting untuk melakukan ini, 
Sebab, bila tiba saatnya bagi kita untuk meninggalkan kereta.. 
Kita harus meninggalkan kenangan indah bagi mereka yang meneruskan perjalanan di dalam kereta kehidupan ini..

Terimakasih sahabat, telah menjadi salah satu penumpang istimewa di dalam kereta kehidupanku.. 

Aku tak tahu kapan aku kan tiba di stasiunku..
Selamat menempuh perjalanan hidup yang bermakna..


source: Grup WA PP1 (:

Monday, September 7, 2015

Life is Not a Race


"Life is not a race, It's not about who has the most achievements or money.. 
It's your own happiness that matters"


"HIDUP hanya SEKALI, HIDUPLAH yang BERMAKNA, BERMANFAAT"

"YOUR LIFE IS YOURS" (:

"Enjoy your own life, without comparing it with that of another"

"I'm too busy working on my own grass to notice if yours is greener"

Jika Suatu Saat Nanti Kau Menjadi Ibu

Jika suatu saat nanti kau menjadi Ibu...
jadilah seperti Nuwair binti Malik (Radhiyallahu 'Anha) yang berhasil menumbuhkan kepercayaan diri dan mengembangkan potensi anaknya
.....saat itu sang anak masih remaja, usianya baru 13 tahun, Ia datang membawa pedang yang panjangnya melebihi panjang tubuhnya, untuk ikut perang Badar, Rasulullah SAW tidak mengabulkan keinginan remaja itu. Ia kembali kepada Ibunya dengan hati sedih.
.....Namun sang Ibu mampu meyakinkannya untuk bisa berbakti kepada Islam dan melayani Rasulullah SAW dengan potensinya yang lain. Tak lama kemudian ia diterima Rasulullah SAW karena kecerdasannya, kepandaiannya menulis menghafal Al Quran
.....Beberapa tahun berikutya, ia terkenal sebagai sekretaris pencatat wahyu karena ibu, namanya akrab di telinga kita hingga kini dialah ZAID bin TSABIT (Radhiyallahu 'Anhu)
 
Jika suatu saat nanti kau menjadi Ibu...
jadilah seperti Shafiyyah binti Maimunah (Rahimallah) yang rela menggendong anaknya yang masih balita ke masjid untuk sholat Shubuh berjamaah. 
.....Keteladanan dan kesungguhan Shafiyyah mampu membentuk karakter anaknya untuk taat beribadah, gemar beribadah, gemar ke masjid dan mencintai ilmu. Kelak, ia tumbuh menjadi jajaran Ulama Hadits dan Imam Madzhab, Ia tidak lain adalah IMAM AHMAD bin HANBAL (Rahimahullah)

Jika suatu saat nanti kau menjadi Ibu...
jadilah Ibu yang terus mendoakan anaknya, seperti Ummu Habibah (Rahimallah) 
.....Sejak anaknya kecil, Ibu ini terus mendoakan anaknya. Ketika sang anak berusia 14 tahun dan berpamitan untuk merantau mencari ilmu, ia berdoa di depan anaknya
"Ya Alloh, Tuhan yang Menguasai Seluruh Alam, Anakku ini akan meninggalkan aku untuk berjalan jauh menuju keridhaanMu.. Aku rela melepaskannya untuk menuntut ilmu peninggalan RasulMu.. Oleh karena itu, aku bermohon kepadaMu ya Alloh, permudahlah urusannya, peliharalah keselamatannya panjangkanlah umurnya agar aku dapat melihat sepulangnya nanti dengan dada yang penuh ilmu berguna... Amin"
.....Doa-doa itu jelas tidak sia-sia. Muhammad bin Idris, nama anak itu tumbuh menjadi ulama besar Kita mungkin tak akrab dengan nama aslinya, tapi kita pasti mengenal nama besarnya: IMAM SYAFI'I (Rahimahullah)

Jika suatu saat nanti kau menjadi Ibu...
jadilah Ibu yang menyemangati anaknya untuk menggapai cita-cita, seperti Ibunya 'Abdurrahman 
.....Sejak kecil ia menanamkan cita-cita ke dalam dada anaknya untuk menjadi Imam Masjidil Haram dan ia pula yang menyemangati anaknya untuk mencapai cita-cita itu "Wahai Abdurrahman, sungguh-sungguhlah menghafal Kitabullah, kamu adalah Imam Masjidil Haram" sang Ibu tak bosan-bosan mengingatkan.. Hingga akhirnya 'Abdurrahman benar-benar menjadi Imam Masjidil Haram dan termasuk deretan Ulama berkelas dunia yang disegani..
.....Kita pasti sering mendengar Murattal-nya diputar di Indonesia, karena setelah menjadi Ulama, anak itu terkenal dengan nama: 'ABDURRAHMAN AS-SUDAIS (Hafidzahullahu ta'ala)

Jika suatu saat nanti kau menjadi Ibu...
jadilah orang yang pertama kali yakin bahwa anakmu pasti sukses
.....Dan kau menanamkan keyakinan yang sama pada anakmu, seperti ibunya Zewail yang sejak anaknya kecil telah menuliskan "Kamar DR. Zewail" di pintu kamar anaknya. Ia menanamkan kesadaran sekaligus kepercayaan diri. Diikuti keterampilan mendidik dan membesarkan buah hati, jadilah Ahmad Zewail. seorang doktor. bukan hanya Doktor, bahkan Doktor termuka di dunia dialah doktor Muslim penerima Nobel bidang Kimia tahun 1999, Dr. AHMAD ZEWAIL (Hafidzahullahu ta'ala)

Rabbanaa hablanaa min azwaajinaa wa min-dzuriyyatinaa qurrata a'yun waj-'alnaa lil-muttaqiinaa Imaamaa..

Amiin Allahumma Aamiin.. 



source: Grup Kajian Jumat kantor (: 

 


Thursday, September 3, 2015

Semua Anak adalah BINTANG



Artikel by: Septi Peni Wulandani 

Saya teringat suatu peristiwa ketika Ara kecil bertanya tentang proses terjadinya adik di perut ibunya. 
Saya tidak menjawab langsung, mengajak Ara ke depan Video player kami, dan menyetel film "Proses terjadinya manusia" karya Harun Yahya. Saat melihat pergerakan ratusan juta sperma berkompetisi secara sehat untuk memperebutkan dirinya menjadi "sang juara" bertemu dengan satu telur. Saat itu juga Ara berkesimpulan "berarti aku ini juara sejak di perut ibu ya".

Kalimat ini sungguh di luar dugaan kami, karena apa yang ditanyakan dengan kesimpulan yang dia dapatkan jauh dari bayangan saya waktu itu. 


Anak-anak yang terlahir ke dunia merupakan anak-anak pilihan, para juara yang membawa bintangnya masing-masing sejak lahir. 

Namun setelah mereka lahir, kita, orang dewasa yang diamanahi menjaganya, justru lebih sering "membanding-bandingkan" pribadi anak ini dengan pribadi anak yang lain. 

BANDINGKANLAH ANAK-ANAK KITA DENGAN DIRINYA SENDIRI, 
BUKAN DENGAN ANAK ORANG LAIN 

Jadi kalimat yang harus sering anda keluarkan adalah,
"Apa bedanya kakak 1 tahun yang lalu dengan kakak yang sekarang?" bukan dengan kalimat "Mengapa kamu tidak seperti si A, yang nilai raportnya selalu bagus?" "Mengapa kamu tidak seperti adikmu?" Kita, orang dewasa yang dipercaya untuk melejitkan "mental jawara" anak, justru lebih sering memperlakukan mereka menjadi anak rata-rata, yang harus sama dengan yang lainnya. 


MEMBUAT GUNUNG, BUKAN MERATAKAN LEMBAH 

Ikan itu jago berenang, jangan habiskan hari-harinya dengan belajar terbang, agar ia sepintar burung. Seringkali kalau ada anak-anak yang tidak menyukai matematika, kita paksakan anak untuk ikut pelajaran tambahan matematika agar nilainya sama dengan anak-anak yang sangat menyukai matematika. Ini namanya meratakan lembah. Anak akan menjadi anak yang rata-rata. Burung itu jago terbang, apabila sebagian besar waktunya habis untuk belajar terbang, maka dalam beberapa waktu ia akan menjadi maestro terbang di bidangnya. 
Anak yang terlihat berbinar-binar mempelajari sesuatu, kemudian orangtuanya mengijinkan anak tersebut menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mempelajari hal tersebut, maka kita sedang mengijinkan lahirnya maestro baru. Ini namanya membuat gunung. Anak akan memahami misi spesifiknya untuk hidup di muka bumi ini. 

ENJOY, EASY, EXCELLENT, EARN 
 

Kita sebagai orangtua harus sering melakukan "discovering ability" agar anak menemukan dirinya. Dengan mengajak anak kaya akan wawasan, kaya akan gagasan, dan kaya akan aktivitas. Sehingga anak dengan cepat menemukan aktivitas yang membuat matanya berbinar-binar, tak pernah henti untuk mengejar kesempurnaan ilmu, dan menjadi hebat di bidangnya. Pendapatan itu adalah bonus dari kesungguhan 3 hal tersebut. 

ALLAH TIDAK PERNAH MEMBUAT PRODUK GAGAL 
 

Tidak ada anak yang bodoh di muka bumi ini, yang ada hanya anak yang tidak mendapatkan kesempatan belajar dari orangtua/guru yang baik, yang senantiasa tak pernah berhenti menuntut ilmu demi anak-anaknya, dan memahami metode yang tepat sesuai dengan gaya belajar anaknya.

ANAK-ANAK TERLAHIR HEBAT, KITALAH YANG HARUS SELALU MEMANTASKAN DIRI AGAR SELALU LAYAK DI MATA ALLAH, MEMEGANG AMANAH ANAK-ANAK YANG LUAR BIASA. 



DOA untuk anak selama di dlm kandungan:

"Ya ALLOH, peliharalah anakku ini selama ia berada dalam perutku, dan sehatkan ia. Engkau yang menyembuhkan, tidak ada penyembuhan selain penyembuhanMu. Penyembuhan yang tidak meninggalkan penyakit. 
Ya ALLOH, rupakanlah dan bentukkanlah dia yang ada di perutku ini dengan rupa yang baik & tetapkanlah di dalam hatinya iman kepada Engkau & kepada RasulMu. 
Ya ALLOH, keluarkanlah dia dari perutku dengan mudah & selamat. 
Ya ALLOH, jadikanlah dia sehat yang sempurna, berakal dan pandai, alim & beramal. 
Ya ALLOH, panjangkanlah umurnya, sehatkanlah badannya, baikkanlah akhlaknya, fasihkan lisannya, baguskanlah suaranya untuk membaca Al Qur'an & hadist 
dan berkat Nabi Muhammad SAW & segala puji bagi ALLOH Tuhan Semesta Alam"
Amin 

 ::Remind me ya Rabb, saat Engkau berikan hamba kepercayaan menjaga amanahMu yang paling berharga. Jadikan kami orangtua yang baik untuk anak2 kami nantinya::



 

Friday, August 28, 2015

(Resep) Sambal Korek

 ::Sambal Korek Kesukaan Ayank::

BAHAN:
  • 10 buah cabe rawit merah yang gendut-gendut
  • 3 siung bawang putih 
  • garam secukupnya
  • minyak panas secukupnya
CARA MEMBUAT :
  1. Ambil bahan-bahan 10 buah cabe merah gendut, 3 siung bawang putih dan di ulek sampai setengah halus.
  2. Kemudian tambahkan garam secukupnya dan diulek sampai halus.
  3. Setelah halus tuangkan minyak goreng panas dan agar lebih gurih gunakan minyak panas yang habis dipakai untuk menggoreng bebek, ayam atau ikan.
  4. Aduk hingga minyak merata.
  5. Siap dihidangkan, ditemani bebek goreng, ayam goreng kremes, atau tahu goreng crispy jg enak.. 

    Apapun makanannya kalau pakai sambal korek, pasti nambah.. hehehe 


(Song) Marry Your Daughter


Sir, I'm a bit nervous'
'bout being here today 
still not real sure what I'm going to say 
so bare with me please If I take up too much of your time

see in this box is a ring for your oldest 
she's my everything and all that I know is 
it would be such a relief if I knew that we were on the same side
  
cause very soon I'm hoping that I... 
can marry your daughter 
and make her my wife
I want her to be the only girl that I love for the rest of my life 
and give her the best of me 'til the day that I die, yeah..

I'm gonna marry your princess 
and make her my queen 
she'll be the most beautiful bride that I've ever seen 
can't wait to smile
when she walks down the aisle
on the arm of her father
on the day that I marry your daughter
 
she's been here every step

since the day that we met 
(I'm scared to death to think of what would happen if she ever left)
so don't you ever worry about me ever treating her bad 
I've got most of my vows done so far 
(so bring on the better or worse)
and till death do us part
there's no doubt in my mind 

It's time
I'm ready to start
I swear to you with all of my heart
I'm gonna marry your daughter 

and make her my wife
I want her to be the only girl that I love for the rest of my life 
and give her the best of me 'til the day that I die, yeah 

I'm gonna marry your princess 
and make her my queen 
she'll be the most beautiful bride that I've ever seen 
I can't wait to smile 
as she walks down the aisle 
on the arm of her father
on the day that I marry your daughter
 
the first time I saw her

I swear I knew that I'd say I do
I'm gonna marry your daughter 

and make her my wife
 I want her to be the only girl that I love for the rest of my life 
and give her the best of me 'til the day that I die

I'm gonna marry your princess 
and make her my queen 
she'll be the most beautiful bride that I've ever seen

I can't wait to smile 
as she walks down the aisle
on the arm of her father 
on the day that I marry your daughter




Tuesday, August 25, 2015

Surat Cinta dari Alloh Tentang Sholat


Surat Cinta dari Alloh tentang Sholat


(*) Apabila engkau anggap sholat itu hanya sebuah kewajiban, maka kau akan terburu-buru mengerjakannya & tak akan menikmati hadirnya Alloh saat kau mengerjakannya

(*) Anggaplah sholat itu pertemuan yang kau nanti dengan Tuhanmu

(*) Anggaplah sholat itu sebagai cara terbaik kau bercerita dengan Alloh

(*) Anggaplah sholat itu sebagai kondisi terbaik untuk kamu mengadu segala keluh kesah dengan Alloh SWT

(*) Bayangkan ketika "Adzan Berkumandang..", Alloh melambai-lambai kepadamu untuk mengajakmu lebih dekat denganNya

(*) Bayangkan ketika engkau "Takbir", Alloh melihatmu, Alloh tersenyum untukmu dan Alloh berbangga denganmu

(*) Bayangkanlah ketika "Rukuk", Alloh menampung badanmu hingga kau tak terjatuh, hingga kau merasakan damai dalam sentuhanNya

(*) Bayangkan ketika engkau "Sujud", Alloh mengelus kepalamu. Lalu Dia berbisik lembut di kedua telingamu: "aku mencintaimu wahai hambaKu.."

(*) Bayangkan ketika kau "Duduk di Antara 2 Sujud", Alloh berdiri gagah di depanmu, lalu mengatakan: "Aku tak akan diam apabila ada orang mengusikmu"

(*) Bayangkan ketika engkau memberi "Salam", Alloh menjawabnya lalu kau menjadi manusia berhati bersih..

Subhanallah, Masya Allah, Allahuakbar..  ^_^